Arabika menyumbang sekitar 60% produksi kopi dunia. Suhu sejuk di dataran tinggi memperlambat pematangan buah sehingga senyawa rasa terbentuk lebih lengkap.
Kelemahan utamanya adalah kerentanan terhadap penyakit karat daun yang disebabkan jamur Hemileia vastatrix. Karena itu Arabika di Indonesia dianjurkan ditanam di atas 1.000 mdpl, memakai varietas yang lebih tahan, dan dilengkapi pohon penaung.